Concealer adalah base makeup yang penting untuk meratakan warna kulit. Cara kerjanya mirip foundation, namun penggunaannya fokus pada area-area tertentu wajah untuk berbagai tujuan makeup.
Area pengaplikasiannya pun perlu perhitungan yang matang agar concealer mampu mewujudkan look yang kamu mau. Bagi kamu yang masih bingung menentukan area-area apa saja yang perlu tambahan concealer, yuk simak penjelasan kali ini!
Ringkasan Penting
• Concealer dipakai di titik-titik tertentu, seperti bawah mata, sisi hidung, T-zone, bekas jerawat, kelopak mata, sekitar alis, dan bibir.
• Concealer berfungsi menyamarkan noda, menambah highlight di area-area tertentu, hingga merapikan hasil makeup yang smudged.
• Concealer sebaiknya diaplikasikan setelah foundation, supaya area yang masih kurang rata lebih terlihat.
• Teknik tapping dengan spons atau brush membuat hasil concealer menyatu tanpa garis kasar.
• Build coverage tipis-tipis lebih efektif mencegah cakey dibanding mengaplikasi secara tebal sekaligus.
BACA JUGA: 5 Cara Pakai Concealer yang Benar Agar Makeup Lebih Sempurna
Apa Itu Concealer?
Concealer adalah produk base makeup yang digunakan secara lebih terarah untuk membantu menyamarkan area tertentu, seperti noda, kemerahan, atau lingkaran hitam di bawah mata.
Dibandingkan foundation yang umumnya digunakan untuk meratakan tampilan warna kulit secara lebih menyeluruh, concealer digunakan secara lebih targeted sesuai kebutuhan.
Dilengkapi dengan teknik blending yang tepat, concealer akan membantu kamu mendapatkan warna kulit yang merata sehingga hasil makeup tampak flawless.
Fungsi Concealer untuk Makeup Look
Dalam rangkaian makeup, concealer adalah produk yang membantu makeup terlihat seamless dan berdimensi dengan beberapa cara berikut:
• Menyamarkan noda: Concealer membuat warna kulit yang sulit tersamarkan, seperti mata panda, flek hitam, atau bekas jerawat lebih mudah tertutupi.
• Menambah highlight: Concealer dapat menjadi highlight alami yang menegaskan struktur dahi, tulang pipi, dan batang hidung.
• Merapikan hasil makeup: Saat makeup mulai smudged atau tidak sengaja overlined, concealer bisa mengoreksi bagian tersebut dan mengembalikan ke warna kulit awal.
Concealer Dipakai Dimana? Ini Area Wajah yang Tepat
Concealer dapat dipakai di area wajah manapun sesuai titik kekurangan kulit yang ingin kamu samarkan. Namun, ada beberapa area yang paling sering memerlukan koreksi ekstra, yaitu:
1. Undereye atau Bawah Mata
Undereye adalah area yang paling mudah mengalami kehitaman, karena kulitnya yang tergolong sangat tipis mudah merepresentasikan perubahan kecil pada tubuh, hingga perubahan gaya hidup.
Kamu bisa menyulap area gelap undereye menjadi tampak maksimal dengan color corrector. Titikkan color corrector secukupnya dan ratakan, kemudian timpa dengan concealer atau foundation yang senada dengan warna kulit.
Nah, agar kehitaman di undereye tersamarkan sempurna, pemilihan warna color corrector bisa kamu sesuaikan dengan jenis ketidaksempurnaan, antara lain:
• Oranye: menyamarkan noda gelap, seperti kehitaman di bawah mata atau noda hitam bekas jerawat.
• Kuning: meredakan warna kulit yang cenderung memiliki undertone ungu atau biru serta kemerahan yang ringan, seperti memar dan bekas jerawat.
• Hijau: menyamarkan kemerahan yang cukup pekat, seperti bekas jerawat kemerahan.
• Ungu: meredakan warna kulit dengan undertone kekuningan atau area kulit yang kusam agar tidak terlihat abu-abu.
2. Bekas Jerawat dan Noda Kemerahan
Concealer yang dititikkan di atas noda jerawat atau kemerahan lalu ditepuk-tepuk pelan juga dapat membuat warnanya setara dengan skin tone. Agar hasilnya menyatu sempurna dengan kulit, pastikan pilih shade yang senada dengan warna kulit.
3. Cuping dan Sisi Hidung
Cuping dan sisi hidung adalah area lekukan yang sering terlewat dari jangkauan makeup, sehingga perlu aplikasi makeup yang lebih detail, seperti concealer. Caranya, sapukan concealer tipis di cuping, lalu blend ke arah bibir. Aplikasikan juga concealer di sisi hidung, lalu blend ke arah pipi sampai warnanya menyatu rata.
4. T-Zone
Jika ingin menambahkan efek highlight, kamu bisa menggunakan concealer dengan shade yang sedikit lebih terang pada area tertentu, seperti bagian tengah dahi atau batang hidung. Aplikasikan tipis agar dimensinya tetap terlihat natural.
5. Kelopak Mata
Blending concealer di kelopak mata mampu menjadi base eyeshadow yang efektif membuat warna eyeshadow lebih solid. Cukup ratakan sedikit concealer di kelopak dan biarkan set beberapa menit sebelum mulai memakai eyeshadow.
6. Sekitar Alis dan Bibir
Sekitar alis dan bibir menjadi area wajah yang diberi concealer untuk membuat warna lipstik dan eyebrow lebih kontras. Agar hasilnya tetap effortless, kamu bisa sapukan tipis concealer di sepanjang tepi alis dan sudut bibir, lalu blend supaya tidak terlihat garis tegas.
Tips Memakai Concealer agar Tidak Cakey
Area penempatan concealer memang penting, namun teknik pengaplikasian ikut menentukan hasil akhir makeup. Untuk itu, coba gunakan beberapa cara memakai concealer di bawah ini, yuk!
• Pakai concealer setelah foundation: Setelah warna kulit lebih rata dengan foundation, concealer hanya menyempurnakan area-area yang masih belum ter-cover.
• Gunakan teknik tapping: Blend concealer dengan tap-tap menggunakan spons lembap atau brush agar hasilnya menyatu dengan kulit.
• Build coverage layer demi layer: Mengaplikasikan concealer secara tipis-tipis sampai mendapatkan hasil yang sempurna jauh lebih baik dibanding meratakannya dalam jumlah banyak yang membuat wajah cakey.
• Kunci dengan translucent powder: Menggunakan translucent powder tipis-tipis cocok untuk mempertahankan hasil makeup, khususnya di area yang kaya lipatan, seperti bawah mata dan smile lines.
BACA JUGA: Tidak Perlu Bingung, Ini 5 Cara Memilih Concealer yang Bagus
Flawless & No Cakey! Coba Powerstay Total Cover Liquid Concealer untuk Menutupi Noda Wajah
Makeup yang flawless selalu berawal dari base makeup yang tepat, salah satunya dari penempatan area wajah yang diberi concealer dan teknik memakai concealer yang benar.
Dan untuk mendukungnya, pemilihan shade dan tekstur yang tepat juga membantu hasil coverage jadi maksimal, natural, dan tahan lama.
Kamu bisa jatuhkan pilihan concealer pada Make Over Powerstay Total Cover Liquid Concealer yang dirancang dengan Microsmooth-Blend Technology. Formula ini adalah rahasia yang membuat blending jadi terasa lebih ringan dan cepat menyatu.
Soal coverage, Skin Conditioning Agent dan Texture Masking Technology akan langsung menutupi warna kulit yang belang dengan hasil yang tetap smooth. No more underconfident karena noda wajah!
Yuk, bangun lagi kepercayaan dirimu dengan makeup sempurna dimulai dari menutup noda wajah. Cek shade Make Over Powerstay Total Cover Liquid Concealer yang paling tepat untuk kulitmu sekarang.
Pertanyaan Seputar Concealer Dipakai Dimana
Kenapa concealer sering cakey atau creasing?
Creasing pada concealer bisa disebabkan karena concealer yang terlalu tebal atau makeup belum dilapisi powder. Solusinya, aplikasikan concealer secara bertahap, dan gunakan powder setelah concealer.
Berapa lama concealer tahan di kulit?
Jika kamu menggunakan Make Over Powerstay Total Cover Liquid Concealer, concealer tetap tahan hingga 12 jam. Tapi, kamu tetap bisa reapply sewaktu-waktu coverage-nya mulai memudar.
Apakah dagu dan area rahang juga perlu concealer?
Ya, kalau ada kemerahan atau bekas jerawat di area tersebut, kamu perlu mengaplikasikan concealer dengan cara mentitikkan secara tipis, lalu ditepuk-tepuk hingga menyatu.
Apakah shade concealer harus sama di semua area wajah?
Tidak. Area bawah mata dan bekas jerawat sebaiknya memakai shade yang senada dengan warna kulit. Sedangkan area highlight seperti T-zone cocok menggunakan shade satu tingkat lebih terang.