Kalau kamu ingin complexion yang terlihat berdimensi tetapi tetap clean dan glowing, underpainting makeup bisa menjadi teknik yang menarik untuk dicoba. Alih-alih mengaplikasikan foundation terlebih dahulu, teknik ini menempatkan berbagai makeup product agar warna dan dimensi wajah terlihat lebih menyatu setelah dilapisi complexion.

Teknik ini juga membuat urutan makeup terasa sedikit berbeda dari rutinitas biasanya. Dengan layering yang tipis dan proses blending yang terkontrol, kamu bisa menyesuaikan intensitas hasil akhir sesuai karakterlook yang diinginkan.
 

Ringkasan Penting


• Underpainting makeup mengubah urutan aplikasi complexion dengan foundation sebagai salah satu layer terakhir.

• Concealer, blush, dan contour dapat diaplikasikan sebelum foundation.

• Produk bertekstur liquid atau cream cenderung praktis untuk teknik ini karena mudah dibaurkan.

• Layering tipis membantu mempertahankan dimensi tanpa membuat warna terlihat terlalu dominan.

• Foundation dengan coverage ringan hingga medium dapat membantu membaurkan layer di bawahnya.

• Intensitas blush dan concealer bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi makeup kamu.
 

BACA JUGA: 5 Tutorial Day to Night Makeup Look yang Elegan dan Glamor
 

Apa Itu Teknik Underpainting Makeup?


Secara sederhana, underpainting makeup adalah teknik mengaplikasikan produk pembentuk dimensi seperti contour, blush, concealer, dan terkadang highlighter sebelum foundation. 

Foundation kemudian menjadi layer yang membantu melembutkan tampilan warna di bawahnya. Oleh karena itu, hasil akhirnya dapat terlihat lebih menyatu dengan complexion, sementara dimensi dari contour, brightness dari concealer, dan rona blush masih dapat terlihat.

Adapun salah satu daya tarik underpainting makeup adalah efek dimensi yang terasa lebih menyatu dengan complexion. Layer foundation di atas produk sebelumnya membantu men-diffuse warna sehingga transisinya dapat terlihat lebih halus.

Teknik ini juga memberi ruang untuk mengatur intensitas. Kamu bisa membuat layer awal sedikit lebih terlihat, kemudian menyesuaikannya melalui proses blending dan aplikasi foundation.
 

Tutorial Underpainting Makeup untuk Pemula


Setelah memahami konsepnya, sekarang waktunya mencoba teknik ini. Kuncinya adalah mengatur jumlah produk dan memastikan setiap layer sudah cukup ter-blend sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Berikut tutorialnya.
 

1. Siapkan Kulit Sebelum Makeup


Mulai dengan rutinitas skin prep sesuai kebutuhan kulit. Pastikan produk perawatan sudah meresap sebelum masuk ke complexion agar aplikasi makeup terasa lebih nyaman.

Tahap ini penting karena underpainting melibatkan beberapa layer produk wajah. Base yang sudah siap akan membantu produk lebih mudah dibaurkan.
 

2. Aplikasikan Concealer sebagai Base Dimensi


Selanjutnya, aplikasikan concealer pada area yang ingin kamu cerahkan atau samarkan. Kamu bisa memusatkan aplikasi di bawah mata, bagian tengah dahi, batang hidung, atau dagu sesuai kebutuhan.

Make Over Powerstay Total Cover Liquid Concealer dapat digunakan pada tahap ini. Produk ini memiliki medium to high coverage yang dapat di-build dan dilengkapi dengan Microsmooth Blend Technology untuk membantu menghasilkan tampilan yang lebih menyatu. Concealer dari Make Over ini memiliki ketahanan hingga 12 jam serta hasil smooth matte.

Untuk underpainting, kamu bisa mengaplikasikannya secara tipis terlebih dahulu. Fokuskan produk pada area yang membutuhkan coverage, kemudian baurkan bagian tepinya agar transisi menuju kulit terlihat lebih seamless.
 

3. Tambahkan Liquid Blush


Setelah concealer, lanjutkan dengan blush. Tempatkan blush pada area pipi sesuai bentuk wajah dan efek yang ingin kamu dapatkan, kemudian baurkan ke arah luar atau atas.

Make Over Hydrastay Liquid Tint Blush memiliki pigmentasi intens, formula buildable, dan mudah diratakan. Make Over juga menyebutkan Natural Fresh Blush Effect dan Radiant Flushed Cheeks sebagai karakter hasil produknya.

Kamu dapat mengaplikasikan blush on secara bertahap sampai intensitasnya terlihat sesuai keinginan. Salah satu pilihan shade yang bisa dieksplorasi adalah Flair dengan nuansa medium peachy pink, sementara Gala menawarkan warna deep red.
 

4. Blend Seluruh Layer


Ini merupakan bagian penting dalam tutorial underpainting makeup. Setelah concealer dan blushditempatkan, blend secara perlahan menggunakan sponge atau brush yang sesuai.

Alih-alih menggeser produk terlalu agresif, gunakan teknik tap untuk membantu mempertahankan penempatan warna. Pastikan tidak ada batas warna yang terlalu tegas sebelum masuk ke tahap foundation.
 

5. Aplikasikan Foundation sebagai Layer Berikutnya


Setelah warna dan dimensi dasar terbentuk, aplikasikan foundation secara tipis di atasnya. Pilih coverage yang sesuai dengan kebutuhan agar warna blush dan dimensi dari concealer tetap dapat terlihat.

Kamu bisa memulai dari bagian tengah wajah lalu membaurkannya ke arah luar. Untuk hasil yang lebih ringan, aplikasikan produk secukupnya pada area yang memang membutuhkan coverage lebih tinggi.
 

6. Finishing dan Sesuaikan Intensitas


Setelah foundation selesai, lihat kembali keseluruhan complexion. Jika ingin menambah dimensi, kamu dapat melakukan layering secara selektif pada area tertentu.

Blush on dapat ditambahkan kembali jika ingin rona pipi lebih terlihat, sedangkan concealer bisa digunakan secara tipis pada area yang membutuhkan tambahan coverage. 

Kemudian kunci makeup dengan loose powder dan akhiri dengan setting spray agar makeup lebih tahan lama.
 

Tips Membuat Underpainting Makeup Terlihat Seamless


Selain urutan aplikasi, pemilihan tekstur dan jumlah produk juga berpengaruh pada hasil akhir. Beberapa hal berikut dapat kamu jadikan panduan saat bereksperimen.

• Sesuaikan Tekstur Produk: Produk liquid atau cream menjadi pilihan yang praktis untuk underpainting karena lebih mudah menyatu saat di-layer.

• Bangun Warna Secara Bertahap: Underpainting tidak berarti kamu perlu menggunakan produk dalam jumlah banyak. Justru aplikasikan sedikit terlebih dahulu, lalu tambahkan melalui layering jika intensitasnya masih ingin ditingkatkan.

• Perhatikan Coverage Foundation: Foundation dengan coverage ringan hingga medium dapat menjadi pilihan ketika kamu ingin mempertahankan efek underpainting.
 

BACA JUGA: Tutorial Basic Complexion untuk Pemula dengan Produk Make Over Terbaik
 

Saatnya Coba Teknik Underpainting untuk Complexion Lebih Seamless Bersama Make Over


Underpainting makeup menawarkan cara berbeda untuk membangun complexion dengan memulai dimensi sebelum foundation. 

Dengan Make Over Powerstay Total Cover Liquid Concealer untuk membentuk coverage dan Make Over Hydrastay Liquid Tint Blush untuk memberikan rona pipi, kamu dapat mengeksplorasi complexion yang lebih berdimensi dengan layering yang terkontrol.

Kalau kamu ingin mencoba lebih banyak pilihan complexion untuk melengkapi teknik ini, cek koleksi produk wajah Make Over. Sesuaikan coverage, tekstur, dan intensitas setiap produk dengan kebutuhanmu untuk menemukan versi underpainting makeup yang paling terasa clean dan glowing.

 

Pertanyaan Seputar Underpainting Makeup


Apakah underpainting makeup cocok untuk pemula?


Bisa, teknik ini dapat dicoba secara bertahap dengan jumlah produk yang tipis dan fokus pada beberapa area wajah terlebih dahulu.


Apakah foundation harus diaplikasikan paling akhir?


Dalam teknik underpainting klasik, foundation memang diaplikasikan setelah produk, seperti contour, blush, dan concealer. Namun, tahapan akhir tetap dapat disesuaikan dengan produk dan look yang kamu inginkan.


Apakah underpainting makeup bisa digunakan untuk kulit berminyak?


Bisa, kamu dapat menyesuaikan produk complexion dan skin prep dengan kebutuhan kulit, lalu mengatur hasil akhirnya menggunakan produk setting yang sesuai.


Apakah blush on harus lebih pigmented saat melakukan underpainting?


Tidak harus. Intensitas blush on dapat disesuaikan dengan hasil yang kamu inginkan karena warnanya akan dilapisi foundation setelah proses blending.


Apa perbedaan underpainting dan teknik makeup biasa?


Perbedaan utamanya ada pada urutan aplikasi complexion. Pada underpainting, produk pembentuk dimensi seperti contour, blush, dan concealer diaplikasikan sebelum foundation, bukan sesudahnya.